Contoh Teks Drama Tema Kepahlawanan - Edukasi Millenial

Contoh Teks Drama Tema Kepahlawanan

TEKS DRAMA BAHASA JAWA TEMA KEPAHLAWANAN.

         Teks di bawah ini merupakan contoh teks drama yang bercerita tentang kepahlawanan dan membahas perjuangan salah satu tokoh besar nasional yaitu Ki Hajar Dewantara yan disebut juga bapak pendidikan nasional Indonesia.Untuk selengkapnya berikut teks drama di bawah ini.

Contoh Teks Drama Tema Kepahlawanan
Ayo Belajar

Ki Hajar Dewantara

             Ki Hajar Dewantara merupakan Bapak Pendidikan Nasional,beliau lahir di Yogyakarta pada tanggal 2 Mei 1889.Ia terlahir dengan nama Raden Mas Soewardi Suryaningrat.Beliau berasal dari lingkungan keraton Yogyakarta atau keluarga bangsawan.Dan pada waktu beliau berusia 40 tahun Raden Mas Soewardi Suryaningrat berganti nama menjadi Ki Hajar Dewantara.

Warga         : “Selamat pagi Raden Mas Soewardi.”

Ki Hajar D : “Selamat pagi semuanya.Kalau saya pikir panggil saja saya dengan panggilan Ki Hajar   Dewantara.”

Warga    :”Tetapi,panggilan itu kurang menghormati Raden Mas Soewardi.”

Ki Hajar D : “Masalah hormat-menghormati tidak hanya ditunjukkan dengan kata-kata saja,tetapi juga bisa dilihat dari unggah-ungguhnya.”

Warga    : “Apakah harus demikian?”

Ki Hajar D : “Baik saya akan berikan gambaran kepada kalian semua,kalian bisa melihat tingkah laku dan kebiasaan yang dilakukan para penjajah,mereka juga memanggil saya dengan sebutan yang menurut orang-orang nama yang terhormat yaitu Raden Mas Soewardi tetapi apa yang diperbuat mereka,justru unggah-ungguh yang mereka lakukan sama sekali tidak ada.”

Pada tahun 1908 Ki Hajar Dewantara aktif di seksi propaganda Budi Utomo untuk menggugah kesadaran masyarakat Indonesia pada waktu itu.( melalui Indische Partij )

Ki Hajar.D : “Kesempatan kali ini sangat berharga untuk menegakkan kemerdekaan,melalui organisasi ini kita dapat memperbaiki mental,pemikiran,dan perilaku yang kebobrokkan yang kita tambali dengan jiwa patriotisme dan cinta tanah air.”

Cipto.M     : “Saya hanya menambahi perkataan dari saudara Ki Hajar Dewantara,solusinya  membentuk sebuah badan organisasi tetapi untuk membentuk badan-badan yang memang diperlukan dalam setiap negara yang ingin merdeka maka kita sebagai generasi yang sadar akan hal tersebut berkepentingan untuk segera membentuk sebuah partai politik yang beraliran nasionalisme Indonesia tetapi arahnya juga ke pendidikan.”

Kemudian dari usulan para tokoh-tokoh tersebut,maka para pendiri dan lainnya berusaha mendaftarkan organisasi ini untuk memperoleh status badan hukum pemerintah Belanda,tetapi pemerintah Belanda menolaknya.

Jend.Idenburg : “Ada apa ini ramai-ramai?”

Pemuda bag 1 : “Menir keluarlah,kami pemuda Indonesia ingin bertatap muka dengan kamu,cepat keluar!”

Kopral Perez : “Jenderal,para pemuda datang beramai-ramai ingin beretemu Jenderal,mereka  menginginkan Jenderal meresmikan partai yang mereka bentuk.”

Jend.Idenburg : “Hei,mau apa kalian?”

Pemuda bag.1 : “Alasan kami ke sini hanya untuk Jenderal Idenburg bersedia melegalkan partai yang sudah dibentuk Ki Hajar Dewantara dan kawan-kawannya itu.Dan kami datang kesini dengan damai jadi balaslah dengan tangan terbuka Jenderal.”

Jend.Idenburg : “(dengan wajah yang terlihat memerah) Saya tidak akan mau menyetujuinya sampai kapan pun.”

Ki Hajar.D :”(muncul dari belakang).Kenapa tidak setuju Jenderal.”

Jend.Idenburg : “Alasanku adalah organisasi itu bisa saja kau gunakan untuk merongrong kedaulatan dari pemerintah Hindia-Belanda dan itu adalah pengkhianatan terbesar bagiku.”

Ki Hajar,D : “Kami hanya mau menghimpun persatuan diantara kami,kami bukan bangsa radikal jadi sekiranya anda bisa mempertimbangkan kembali kebijakan anda.”

Jend.Idenburg : “Apakah kau itu tuli?Aku tidak setuju,sekali lagi aku sangat tidak setuju.”

Pemuda bag.2 : “Pembohong,Anda Jenderal yang tidak becus,tidak bisa memikirkan hak-hak yang dimiliki dan diinginkan rakyat,jika Jenderal tetap keras kepala dan menolak untuk melegalkan partai Indische Partij kami akan menyambutnya dengan pertumpahan darah,kami tidak takut.Dan kami minta sekali lagi pikirkan kembali keputusan Jenderal!”

Jend.Idenburg : “Kopral,usir orang-orang ini dari hadapanku jika ada yang masih melawan jangan segan-segan untuk menembak kepalanya.”

Kopral Perez : “Siap Jenderal.”

Kemudian keluarlah bunyi peluru kesana kemari gerombolan massa pemuda saling berhamburan Ki Hajara Dewantara secepatnya untuk diamankan pemuda.

Para Pemuda : “Penjajah ! kalian menembaki kami yang tidak membawa senjata senapan seperti milik kalian.Apa kalian takut kalau berperang tidak menggunakan senapan.”

Ki Hajar Dewantara melakukan kegiatan-kegiatan yang tidak disukai oleh pemerintah kolonial sehingga mendapat pengasingan sampai ke luar Indonesia.Sepulangnya dari pengasingan Ki Hajar Dewantara membentuk Taman Siswa sebagai wadah pendidikan rakyat Indonesia. 

Tentara Belanda :”Diam ! (sambil memporak-porandakan susunan semua buku yang ada di Taman Siswa ).Mulai sekarang segera hentikan kegiatan kalian ini,Jenderal Idenburg tidak menyukainnya.Cepat hentikan!”

Semua siswa Taman Siswa secara kompak menjawab perkataan tentara Belanda dengan mengucapkan “TUT WURI HANDAYANI.”

Dengan perlawanan yang tidak mengenal takut siswa Taman Siswa mengobarkan semangat juang demi keadilan dan hak mereka sebagai manusia untuk mendapat pendidikan dan kebebasan dalam pendidikan ,mereka terus melakukan perlawanan meskipun sebenarnya kekuatan mereka tidak sebanding dengan kekuatan tentara Belanda.


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Contoh Teks Drama Tema Kepahlawanan"

Post a Comment