Konsep Belajar yang Efektif dan Efisien seperti di Luar Negeri - Edukasi Millenial

Konsep Belajar yang Efektif dan Efisien seperti di Luar Negeri

httpswww.edukasimilleniall.com201907konsep-belajar-yang-efektif-dan-efisien-seperti-di-luar-negeri.html
Ayo Belajar dengan Kritis

       Dalam kegiatan pembelajaran seharusnya kita mempunyai konsep-konsep yang dapat mendukung proses pembelajaran itu sendiri. Untuk itu,akan dibahas tentang prinsip-prinsip yang dapat digunakan dalam penyuksesan tujuan dan proses belajar. Di bawah ini selengkapnya akan dibahas mengenai 3 konsep belajar yang banyak dianut oleh sistem pendidikan luar negeri.

Pertama,seseorang yang belajar harus bisa mengumpamakan belajar sebagai hiburan yang dapat diartikan tidak memeras otak terlalu banyak dan tanpa disertai konsentrasi pikiran yang tinggi. Lebih jelasnya dalam konsep pertama ini dapat dikategorikan kegiatan belajar seperti membaca buku yang mengandung unsur hiburan,seperti cerpen,novel,majalah ringan,dan komik. Berkaitan dengan kategori belajar yang pertama ini,orang-orang yang belajar tidak perlu mengalokasikan waktu yang khusus,sebab sifat yang dimiliki kategori pembelajaran pertama ini lebih ke arah santai dan menghibur. Mereka yang menggunakan kategori konsep pertama ini dapat belajar sambil bermain,belajar saat perjalanan seperti di mobil,belajar sambil mendengarkan musik kesukaan,dan bisa juga belajar sambil makan makanan ringan. Hal ini dilakukan karena alasan mereka tidak membutuhkan konsentrasi otak yang tinggi atau tidak menguras otak serta energi yang banyak.

Kedua,Orang-orang yang belajar dengan menggunakan kategori konsep kedua ini dianjurkan dalam belajar ditujukan untuk memperoleh ilmu pengetahuan,yang tujuan utamanya adalah untuk mencari dan memahami ilmu yang terkandung dalam buku-buku yang mereka pelajari.

Ketiga,Orang-orang harus belajar dengan kritis. Dapat diartikan orang-orang ini harus belajar dengan maksud untuk mencari ilmu dengan diikuti oleh proses menelaah isi bacaan yang sedang mereka pelajari. Hal ini dapat dicontohkan seperti pertanyaan-pertanyaan "apa" ,"mengapa", "siapa", "kapan", "di mana",dan "bagaimana". Kegiatan belajar yang kritis ini,orang-orang bisa membuat bacaan sebagai lawan yang harus dikalahkan dengan cara mengetahui dan memahami seluruh isinya. Dan untuk memudahkannya belajar kategori ketiga ini bisa dilakukan waktu pagi hari dan bisa di tempat yang sangat nyaman tanpa ada kendala sedikit pun seperti kegaduhan. Tempat yang nyaman bisa memilih tempat-tempat yang cocok misalnya saja di dekat air,sebab belajar membutuhkan konsentrasi yang tinggi dan suara air dapat menurunkan ketegangan konsentrasi yang terjadi. Belajar dengan pikiran kritis bisa menjadi tradisi yang menyenangkan jika kita biasakan. Dalam hal memahami materi pelajaran adalah penting,tetapi berusaha berpikir kreatif mengenai materi yang dipelajari juga sangat dibutuhkan.

Dalam kegiatan menelaah isi bacaan,dan tidak ada pertanyaan-pertanyaan yang diajukan,maka kita harus berusaha mencari apa yang belum kita mengerti,paling tidak ada satu kata yang kita tidak tahu artinya dan diberi tanda. Setelah itu kita harus mampu mengevaluasinya sehingga nantinya dapat muncul pertanyaan apakah kita sudah menguasai materi yang sedang kita pelajari. Dalam menenttukan ini kita harus yakin bahwa kita sudah memahami materi pelajaran tersebut. Jika belum,kita tetap harus mencari apa yang tidak dimengerti dan berusaha untuk menemukan jawabannya.

Ketika kita sudah mengerti permasalahan belajar kita,tahap berikutnya adalah melakukan peninjauan ulang sebagai langakah terakhir dengan belajar kritis. Salah satu gambarannya kita coba menutup buku yang sedang kita pelajari terlebih dahulu,kemudian berpikir apa yang sudah kita dapat dari belajar itu. Setelah itu kita bisa menulis hasil pikiran kita dalam secarik kertas,dan kita bandingkan dengan apa yang terdapat pada buku. Kebiasaan ini bisa menjadi tradisi yang istimewa meskipun terlihat kecil. Jika kita terus berpikir kritis seperti ini bisa saja bangsa kita menjadi bangsa yang cerdas dan mampu mengungguli bangsa-bangsa lain dalam berbagai bidang. Tradisi belajar semacam ini bisa dipastikan tidak akan dimiliki oleh bangsa-bangsa lain di dunia termasuk Indonesia jika kita tidak mampu melaksanakannya.

Dengan tradisi ini juga,generasi bangsa kita dapat memiliki minat belajar yang tinggi dan memiliki kegemaran membaca,seperti buku-buku pelajaran,buku praktis,buku ilmiah,dan novel. Tradisi seperti ini,bisa membuat generasi bangsa kita menjadi tidak pernah malas belajar dan jauh dari rasa bosan atau mengantuk saat kegiatan belajar berlangsung. Selain itu kegiatan belajar seperti tiga konsep di atas dapat menciptakan suasana yang menyenangkan. Perlu diperhatikan bahwa manusia dapat dikatakan tidak bisa hidup di zaman sekarang ini jika tidak bisa belajar dengan nyaman. Hal ini dikarenakan hidup manusia sangat bergantung pada kecerdasan intelektual yang dimilikinya. Untuk itu, agar mendapatkan kecerdasan intelektual itu,salah satu caranya adalah memiliki metode dan tradsi belajar yang sangat tepat dan efektif.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Konsep Belajar yang Efektif dan Efisien seperti di Luar Negeri"

Post a Comment