Rahasia Kecerdasan dan Cara Belajar Orang Yahudi - Edukasi Millenial

Rahasia Kecerdasan dan Cara Belajar Orang Yahudi

httpswww.edukasimilleniall.com201907rahasia-kecerdasan-dan-cara-belajar-orang-yahudi.html
Ayo Semangat Belajar


       Memperhatikan aspek pendidikan merupakan kunci utama dari kecerdasan otak begitu juga sebaliknya. Orang-orang Yahudi salah satunya yang benar-benar memperhatikan aspek kecerdasan otak ini,untuk saat ini mereka sangat eksis dalam hal meningkatkan kecerdasan otak. Selain itu orang Yahudi tidak hanya mementingkan cara belajar yang baik agar dapat menguasai semua materi yang diajarkan. Namun,lebih dari itu,orang Yahudi juga memperhatikan kapan waktu yang tepat untuk membaca buku yang mereka inginkan dan kapan waktu yang menunjang untuk mereka belajar. Hal ini dimaksudkan agar mereka bisa menguasai sekaligus memahami apa yang mereka pelajari dan semua isi materi dapat dicerna. Kegiatan belajar bagi orang Yahudi harus berguna dan tidak menjadi sia-sia tanpa hasil apapun,untuk itu waktu belajar sangat mereka perhatikan sebab waktu belajar ini sangat berkaitan dengan sel-sel otak dan daya kemampuan orang-orang Yahudi.

Waktu yang sesuai untuk belajar adalah hal yang prioritas bagi orang Yahudi. Yang dimaksud waktu yang paling sesuai di sini diartikan sebagai waktu yang tidak terdapat gangguan,baik dari luar maupun dari dalam diri mereka sendiri. Pagi hari adalah waktu belajar yang sangat tepat bagi orang-orang Yahudi.Pagi hari,sekitar setelah bangun tidur merupakan waktu yang sangat sesuai dengan kondisi otak yang baru beristirahat panjang. Oleh sebab itu,orang Yahudi sangat meyakini bahwa pagi hari sangat sesuai bagi otak untuk belajar hal ini didukung oleh suasana pagi hari yang menyejukkan,bersih,dan tenang. Selain persoalan waktu,pemilihan tempat juga harus diperhatikan,menurut orang-orang Yahudi memilih tempat harus memenuhi beberapa kriteria seperti tempat yang bisa digunakan untuk duduk dengan posisi tidak bungkuk atau badan harus tegak dan jarak antara buku dengan mata sekitar 30 cm.

Memanfaatkan waktu pagi hari merupakan pilihan yang tepat sebab di pagi harilah waktu dikatakan penuh manfaat dan sangat baik bagi otak untuk beraktivitas. Di kalangan Yahudi melalaikan waktu pagi hari sangat dijauhi atau jangan sampai dilakukan hal ini sesuai dengan fakta bahwa sampai saat ini mayoritas orang Yahudi tidak pernah menggunakan waktu pagi untuk bermalas-malasan apalagi untuk tidur.Untuk anak-anak Yahudi waktu pagi dijadikan sebagai waktu untuk belajar,waktu untuk menghafal,waktu untuk membaca,dan lainnya.

Berdasarkan sejarah para pendahulu orang-orang Yahudi sangat membenci tidur di pagi hari. Bahkan ada doktrin bahwa tidur tidak ada aktivitas di pagi hari dapat mematikan hati atau bisa membuat badan merasa malas dan bisa dikatakan hanya membuang-buang waktu saja,doktrin ini biasanya ditujukan kepada anak-anak mereka agar kebiasaan dapat tercipta sejak dini. Meskipun tidak selalu sukses tetapi para orang tua sebisa mungkin untuk melekatkan kebiasaan anak-anaknya belajar di pagi hari dan melarang bermalas-malasan. Tetapi yang unik dari anak-anak Yahudi adalah mereka mempunyai kegemaran belajar di pagi hari seakan-akan mereka memiliki kesadaran untuk melakukannya dan mereka juga menghindari tidur di pagi hari karena dirasa kurang bermanfaat. Kewajban belajar ini juga muncul dari doktrin waktu yang dilarang untuk tidur seperti waktu matahri masih menampakkan sinar kemerah-merahan pertanda waktu pagi sudah tiba,begitu juga saat sore hari di mana cahaya kemerah-merahan matahari terlihat.

Dari kedua waktu tersebut terdapat waktu-waktu luang yang dapat dimanfaatkan untuk kegiatan apa saja,seperti tidur,meneruskan belajar,dan bekerja. Salah satu contohnya adalah ketika siang atau sore hari anak-anak Yahudi boleh belajar,mengerjakan PR atau tidur. Di malam harinya juga tidak jauh berbeda dengan siang atau sore harinya.Khusus untuk kegiatan tidur orang-orang Yahudi terbiasa untuk tidur di awal malam daripada di akhir malam sebab menurut mereka tidur di awal malam sangat bermanfaat daripada tidur di akhir malam. Hal ini juga berlaku ketika mereka akan tidur di siang harinya,tidur saat siang hari sekitar pertengahan sangat baik dibandingkan tidur di waktu pagi hari,untuk sore hari juga kurang baik menurut mereka tetapi tidak seburuk tidur di pagi hari. Meskipun demikian orang-orang Yahudi kebanyakan tidak menyukai tidur siang tersebut,sebab waktu siang hari mereka pergunakan untuk bekerja atau jika tidak ada pekerjaan mereka gunakan untuk belajar atau membaca. Untuk itu masalah tidur mereka prioritaskan di waktu malam hari.

Oleh sebab itu,jika kita berkunjung ke negara-negara orang-orang Yahudi,kita tidak akan menemukan orang Yahudi yang begadang di malam hari hal ini sangat berbeda di Indonesia. Tetapi bagaimanapun juga kita harus cinta bangsa kita sendiri sebab cinta negara merupakan kewajiban bagi warga negara,namun tetap harus memperhitungkan suatu kegiatan yang berguna dan tidaknya harus dipertimbangkan dengan baik dan dengan didasari pikiran yang cerdas.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Rahasia Kecerdasan dan Cara Belajar Orang Yahudi"

Post a Comment